4.5 C
New York
Sabtu, Oktober 23, 2021
Beranda Tak Berkategori Berkah Pandemi, 4,8 Juta Pelaku UMKM Go Online

Berkah Pandemi, 4,8 Juta Pelaku UMKM Go Online

Jakarta – Target 2 juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKMgo digital melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang digagas oleh pemerintah telah melampaui target. Tercatat, per akhir Desember 2020, jumlah UMKM yang memasuki ekosistem digital mencapai 3,8 juta.

Bahkan, per Maret 2021, jumlah UMKM yang memasuki ekosistem digital kembali melonjak menjadi 4,8 juta. Atau bertambah 1 juta UMKM hanya dalam waktu empat bulan saja.

“Jadi, itu sudah meningkat UMKM yang ada di Bangga Buatan Indonesia,” kata Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (idEA) Bima Laga dalam acara Dialog Rabu Produktif bertajuk Langkah Tingkatkan Geliat Transaksi, Rabu (28/4/2021).

Bima mengungkapkan, pesatnya peningkatan jumlah UMKM yang tergabung dalam ekosistem digital tersebut sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Sebab, selama pandemi berlangsung pemerintah berkomitmen untuk membatasi mobilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan menyarankan melakukan aktivitas transaksi berjualan dari rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona jenis baru itu.

“Karena mayoritas pandemi orang di rumah dan mayoritas orang membeli secara online. Tentunya memang e-commerce itu satu hal yang bisa diandalkan untuk berjualan,” tekannya.

Maka dari itu, dia memprediksi ke depan tren pergerakan UMKM ke dalam ekosistem digital akan terus meningkat. Hal ini pun sejalan dengan ramalan Bank Indonesia atas meningkatnya jumlah UMKM untuk go digital.

“Dan secara transaksi e-commerce menurut data dari Bank Indonesia itu juga mengalami kenaikan,” ujarnya2 dari 3 halaman


Pemerintah Bidik 2 Juta UMKM GO Digital Lewat BBI

Sebelumnya, Pemerintahan Jokowi tengah gencar mempromosikan program Bangga Buatan Indonesia untuk mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masuk era digital. Ini sekaligus membantu kesiapan bisnis UMKM dalam kenormalan baru pasca pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan, pemerintah tengah mendorong 10 juta usaha mikro kecil menengah (UMKM) terhubung dengan platform digital lewat program tersebut. Sebab, saat ini baru 13 persen atau 8 juta pelaku UMKM yang go digital.

“Kita harus bekerja sama untuk mencapai produk 2 juta UMKM masuk go digital. Karena sudah ada 8 juta lebih UMKM yang sudah bisnis secara online,” kata dia dalam webinar via Zoom, Rabu (1/7).

Luhut optimis target tersebut dapat dicapai pada tahun ini. Terlebih lagi sejak diluncurkannya pada 14 Mei lalu, sudah ada 600.000 UMKM yang di digitalisasikan.

Selain itu, melejitnya tren belanja online selama pandemi Covid-19 berlangsung diyakini dapat mendongkrak jumlah UMKM yang akan go digital.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Fazal Hamdanhttp://infopebisnis.com
Hallo Saya Fazal, I Am Web Developer, Sysadmin, Can I Help You, Contact me Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.527,29 Triliun Meningkat 40,4 Persen dalam 2 Tahun

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah hingga April 2021 berada di angka Rp6.527,29 triliun. Posisi utang ini setara dengan 41,18 persen terhadap Produk...

Berkah Pandemi, 4,8 Juta Pelaku UMKM Go Online

Jakarta - Target 2 juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) go digital melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang digagas oleh pemerintah telah melampaui...

Malakatech luncurkan program MalakatechTalks untuk wadah sharing Bisnis

Jakarta - Demi mewujudkan indonesia maju dan berkembang di tengah pandemi di tahun 2021,malakatech bersama para pengusaha muda membentuk program malakatech talks...

Resmi! Gojek dan Tokopedia Merger Jadi GoTo

Gojek dan Tokopedia resmi mengumumkan langkah merger. Perusahaan gabungan kedua startup tersebut bernama GoTo Group.ADVERTISEMENTPengumuman merger Gojek dan Tokopedia diumumkan secara langsung...

Recent Comments